Liverpool dan Mohamed Salah sama-sama merasakan dampak positif meski harus berpisah sementara akibat Piala Afrika 2025. Sejak bintang asal Mesir itu meninggalkan klub untuk membela negaranya, baik Salah maupun Liverpool sudah menjalani dua pertandingan—dan hasilnya sama-sama manis: dua kemenangan.
Di Liga Inggris, Liverpool sukses menundukkan Wolverhampton Wanderers pada Sabtu (27/12). Walau kemenangan 2-1 itu diraih dengan perjuangan, yang paling penting The Reds tetap mengamankan tiga poin dan menjaga laju positif mereka di Premier League.
Sebelum menaklukkan Wolves, Liverpool juga menang 2-1 atas Tottenham Hotspur. Dua kemenangan tanpa kehadiran Salah membuat Liverpool kini mencatat tiga kemenangan beruntun di liga. Satu kemenangan lainnya terjadi saat mereka menang 2-0 atas Brighton, pertandingan yang juga diwarnai kontribusi Salah lewat satu assist.
Sementara itu, Salah memulai kiprahnya di Piala Afrika 2025 dengan catatan mengesankan. Mesir meraih dua kemenangan, dan Salah selalu mencetak gol dalam dua laga awal tersebut.
Pada pertandingan pembuka, Salah mencetak gol pada masa injury time yang menjadi penentu kemenangan Mesir atas Zimbabwe. Lalu pada laga kedua, penalti Salah menjadi satu-satunya gol saat Mesir menghadapi Afrika Selatan.
Sepanjang kariernya, Salah memang belum pernah membawa Mesir menjadi juara Piala Afrika. Hal itu membuatnya semakin berambisi untuk mempersembahkan trofi bagi negaranya pada edisi kali ini.
Di sisi lain, hubungan Salah dengan Arne Slot sempat disebut memanas. Salah pernah menyampaikan kekecewaan terkait periode sulit Liverpool musim ini secara terbuka, yang kemudian memicu berbagai tanggapan—ada yang mendukung, ada pula yang mengkritik.
Situasi tersebut bahkan membuat sebagian pihak menilai masa depan Salah di Liverpool bisa ikut berubah, terutama menjelang bursa transfer Januari.
































