Danielle dijadwalkan menyapa para penggemar lewat siaran langsung di akun media sosial pribadinya pada hari ini, 12 Januari 2026. Ini akan menjadi komunikasi pertamanya kepada publik sejak ia tidak lagi menjadi bagian dari NewJeans.
Mengutip Kpop Chart yang melansir laporan OSEN, pihak kuasa hukum Danielle dari firma HwaWoo menyampaikan bahwa idol kelahiran 11 April 2005 tersebut akan menggelar sesi bertajuk Live Message pada pukul 19.00 KST (17.00 WIB).
Siaran ini disebut menjadi kesempatan bagi Danielle untuk menyampaikan salam dan pesan hangat kepada penggemar yang selalu mendukungnya, sekaligus memberikan kabar terbaru secara langsung.

Siaran Live Message ini akan tayang secara real-time melalui kanal YouTube pribadi serta akun Instagram milik Danielle Marsh.
Menanggapi agenda tersebut, pihak Danielle menegaskan bahwa Live Message murni dibuat sebagai sarana berkomunikasi dengan penggemar. Mereka menekankan sesi ini tidak ada kaitannya dengan proses hukum maupun gugatan yang tengah berjalan.
Proses Hukum ADOR vs Danielle
Di sisi lain, pada Desember 2025, ADOR—agensi yang menaungi NewJeans—mengumumkan berakhirnya kontrak eksklusif Danielle.
ADOR menyampaikan bahwa menurut penilaian mereka, kerja sama dengan sang artis sudah sulit untuk diteruskan.
Dalam pernyataan resminya, ADOR juga menyebut akan menempuh jalur hukum dan menuntut pertanggungjawaban terhadap salah satu anggota keluarga Danielle, serta mantan CEO Min Hee Jin, yang dianggap turut berperan dalam sengketa tersebut dan berdampak pada aktivitas NewJeans.
Tidak hanya memutus kontrak, ADOR juga mengajukan gugatan terhadap Danielle.
Agensi menilai terdapat pelanggaran kontrak eksklusif, termasuk penandatanganan kesepakatan yang bertentangan dengan perjanjian, kegiatan hiburan yang dilakukan secara independen, hingga tindakan yang dinilai merugikan reputasi serta kredibilitas perusahaan dan grup.
ADOR menyatakan mereka sempat meminta adanya langkah perbaikan atas dugaan pelanggaran tersebut. Namun karena tidak ada tindakan korektif dalam tenggat waktu yang ditentukan, ADOR akhirnya mengambil langkah pemutusan kontrak sekaligus melanjutkan proses hukum.
































