Ponsel lipat tiga (tri-fold) sekarang bukan lagi sekadar wacana atau konsep pameran. Desain ini mulai benar-benar masuk pasar dan perlahan bergerak ke arah komersialisasi. Sejumlah merek besar sudah lebih dulu melangkah, seperti Samsung dan Huawei yang telah memiliki perangkat tri-fold, sementara Xiaomi juga ramai dikabarkan sedang menyiapkan produk serupa.
Di tengah tren tersebut, OPPO ikut memberikan pernyataan. Melalui media sosial Weibo, salah satu petinggi OPPO mengungkap bahwa perusahaan mereka sebenarnya pernah serius mempertimbangkan masuk ke kategori tri-fold. Bahkan, OPPO bukan cuma berhenti di tahap rencana—mereka sudah sempat membuat prototipe smartphone tri-fold sendiri.
Prototipe itu saat ini masih tersimpan di fasilitas riset dan pengembangan (R&D) OPPO. Menariknya, OPPO mengklaim beberapa kendala yang biasanya ditemui pada perangkat lipat—mulai dari rancangan bodi, mekanisme engsel, sampai tantangan teknis lain—sudah mampu mereka tangani pada tahap prototipe.
Kenapa OPPO Belum Mau Merilis Tri-Fold?
Meski teknologinya disebut sudah siap, OPPO menegaskan belum ada rencana untuk mengenalkan smartphone tri-fold ke publik dalam waktu dekat. Alasannya cukup jelas: pasar ponsel lipat masih relatif sempit, sementara teknologi yang dipakai juga mahal. Dampaknya, harga jual perangkat tri-fold berpotensi tinggi dan belum tentu cocok untuk pasar yang lebih luas.
Untuk saat ini, OPPO memilih fokus mengembangkan lini foldable yang sudah berjalan, yakni seri OPPO Find N. Prioritas mereka adalah menghadirkan perangkat lipat dengan harga yang lebih masuk akal dan lebih mudah dijangkau konsumen.
OPPO juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara biaya produksi dan kebutuhan pasar. Menurut mereka, sebelum masuk lebih jauh ke segmen tri-fold, kondisi pasar harus lebih stabil—karena meski secara teknologi sudah memungkinkan, dari sisi komersial masih butuh waktu.
































