Pihak Min Hee Jin—mantan CEO ADOR—mengumumkan rencana konferensi pers untuk menanggapi isu dugaan “pemalsuan NewJeans” yang belakangan mencuat.
Pada 27 Januari, pengacara Kim Seon Woong dari Firma Hukum Jiam ditunjuk sebagai kuasa hukum Min Hee Jin dalam proses gugatan yang sedang berjalan.
Konferensi pers ini dijadwalkan berlangsung pada 28 Januari (hari ini) di sebuah lokasi yang berada di wilayah Jongno-gu, Seoul.
Dalam kesempatan tersebut, kubu Min Hee Jin disebut akan memaparkan klarifikasi serta versi fakta mereka mengenai dugaan “pemalsuan” yang muncul seiring adanya gugatan ganti rugi terbaru dari ADOR.
Gugatan itu mencakup persoalan pemutusan kontrak, serta tuntutan kompensasi terkait pembatalan kegiatan dan proses syuting iklan yang melibatkan beberapa anggota NewJeans.
Meski begitu, Min Hee Jin dikabarkan tidak akan hadir secara langsung dalam konferensi pers, dan posisinya akan disampaikan melalui tim pengacara.
Selain perwakilan hukum, satu orang yang berkaitan dengan perkara juga disebut akan hadir untuk menyampaikan sikap pihak Min sebagai pengganti.
Konferensi pers ini ikut jadi sorotan karena berkaitan dengan gugatan ganti rugi bernilai besar yang diajukan ADOR terhadap mantan CEO tersebut.
Tak hanya Min Hee Jin, ADOR juga memasukkan klaim terhadap mantan anggota NewJeans, Danielle, beserta keluarganya.
Dalam perkembangan terbaru, ADOR mengajukan tuntutan ganti rugi sekitar 43 miliar Won (kurang lebih 516 miliar Rupiah) kepada tiga pihak itu.
Alasan gugatan tersebut antara lain menuding Min Hee Jin sebagai pihak yang memicu konflik hingga berujung pada pemutusan kontrak Danielle, serta menimbulkan gangguan terhadap operasional grup.
Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, pengadilan mengabulkan permohonan ADOR untuk melakukan penyitaan sementara terhadap apartemen mewah atas nama Min Hee Jin dengan nilai sekitar 500 juta Won (sekitar 6 miliar Rupiah).
































