Setelah sempat ramai dibicarakan lewat rumor pada awal bulan, Amazfit akhirnya memperkenalkan Amazfit Active Max secara resmi. Sebagai varian tertinggi di keluarga Active, smartwatch ini membawa sejumlah peningkatan penting, mulai dari layar AMOLED lebih besar, baterai berkapasitas lebih tinggi, hingga hadirnya mode olahraga HYROX.

Dari sisi tampilan, desainnya masih mengacu pada gaya Active 2 Round dengan bentuk jam bulat. Namun, Active Max dibuat dengan bodi yang lebih tebal, yang kemungkinan dipengaruhi oleh kapasitas baterainya yang meningkat drastis. Smartwatch ini dibekali baterai 658 mAh (naik jauh dari 270 mAh) dan disebut mampu bertahan hingga 25 hari penggunaan.
Urusan layar juga menjadi sorotan. Amazfit Active Max memakai panel AMOLED 1,5 inci, lebih besar dibanding 1,32 inci pada Active 2. Tak hanya itu, tingkat kecerahannya mencapai 3.000 nits, sehingga tampilan tetap mudah terlihat bahkan saat digunakan di bawah sinar matahari yang terik.
Keunggulan lain yang membuatnya pantas menyandang embel-embel “Max” adalah dukungan lebih dari 170 mode olahraga, termasuk HYROX yang tidak tersedia di Active 2. Beberapa mode dilengkapi deteksi otomatis, jadi pengguna tidak perlu memilih mode secara manual setiap mulai latihan, lengkap dengan fitur pause otomatis.
Untuk aktivitas luar ruang, perangkat ini sudah memiliki GPS bawaan serta dukungan navigasi dan peta offline. Amazfit juga menyematkan speaker dan mikrofon, ditambah memori internal 4GB. Artinya, jam ini bisa dipakai untuk panggilan telepon langsung dari pergelangan, sekaligus menyimpan dan memutar musik atau podcast.
Di situs resminya, Amazfit Active Max dipasarkan dengan harga USD 169 (sekitar Rp2,8 jutaan). Angka tersebut lebih tinggi dibanding Active 2 Round yang dibanderol mulai USD 99 (sekitar Rp1,6 jutaan).
































