Huang Zitao belakangan jadi sorotan setelah mengungkapkan pandangannya soal persahabatan dengan sangat emosional dalam sebuah program. Mantan personel EXO itu terlihat tak sanggup menahan air mata ketika mengenang perjalanan hidupnya dan arti teman di berbagai fase.
Ia bercerita, pada masa muda—sekitar usia 20 sampai 27 tahun—persahabatan menjadi sesuatu yang ia anggap sangat utama. Namun seiring bertambahnya umur dan pengalaman, cara pandangnya perlahan berubah. Zitao merasa bahwa dalam hidupnya, keluarga adalah hal yang paling tetap dan benar-benar ada.
Menurutnya, banyak teman hadir hanya pada periode tertentu. Ada yang bisa menetap sebagai sahabat seumur hidup, tetapi ada juga yang datang sebentar lalu pergi, meninggalkan kenangan indah pada satu masa. Meski begitu, ia menekankan bahwa hal itu bukan sesuatu yang perlu disesali.
“Entah kita akan menjadi teman seumur hidup atau hanya orang yang berbagi momen terbaik di satu periode, yang terpenting adalah aku bahagia setiap hari saat bersama kalian,” ucapnya dengan tulus.
Ungkapan tersebut langsung membuat suasana menjadi haru. Banyak penonton dan penggemar merasa dekat dengan pemikirannya tentang kedewasaan, perubahan makna hubungan, serta pentingnya menikmati kebersamaan saat ini tanpa memaksa semuanya harus bertahan selamanya.
Momen itu menunjukkan sisi Zitao yang lebih matang dan reflektif, sekaligus mengingatkan bahwa setiap pertemuan dalam hidup punya makna—meski tidak semuanya ditakdirkan berjalan sampai akhir.
































