Lenovo kini resmi menghadirkan Legion Go 2 dengan sistem operasi SteamOS. Handheld ini ditujukan untuk pengalaman main game yang terasa seperti konsol, namun tetap praktis dibawa bepergian. Dengan SteamOS, pengguna bisa langsung masuk ke koleksi game Steam, memanfaatkan cloud save, Steam Chat, sampai fitur perekaman gameplay, tanpa perlu ribet mengatur banyak hal dari awal.
Spesifikasi Legion Go 2 SteamOS Tidak Berubah
Dari sisi performa, varian SteamOS ini masih mengusung spesifikasi yang sama seperti versi lainnya. Legion Go 2 tetap menggunakan AMD Ryzen Z2 Extreme, dipadukan RAM hingga 32 GB LPDDR5X. Untuk penyimpanan, tersedia SSD PCIe Gen 4 dengan kapasitas sampai 2 TB, dan jika masih kurang, pengguna bisa menambah ruang lewat slot microSD.
Bagian layar juga tetap jadi salah satu daya tarik. Lenovo membenamkan panel PureSight OLED 8,8 inci dengan resolusi 1920 x 1200 piksel. Refresh rate 144 Hz serta dukungan HDR membuat visual terlihat lebih mulus, detail, dan nyaman dipakai bermain lama.
Urusan konektivitas masih lengkap. Legion Go 2 SteamOS membawa dua port USB-C yang mendukung Power Delivery dan DisplayPort, jack audio 3,5 mm, Wi-Fi 6E, serta Bluetooth 5.3. Controller bawaan dirancang ergonomis dan bersifat detachable, sehingga pemain bisa menyesuaikan cara bermain sesuai kebutuhan.
Agar bisa dipakai lebih lama tanpa tergantung colokan, Lenovo menyematkan baterai 74 Wh yang ditujukan untuk menemani sesi gaming yang panjang.
Lenovo Legion Go 2 versi SteamOS direncanakan mulai dipasarkan sekitar Juni 2026. Harga pembukaannya diperkirakan berada di angka 1.199 dolar AS, atau kurang lebih sekitar Rp19 jutaan—tidak jauh berbeda dari varian Windows.
































